MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • MILITER DUNIA/
  • Nafsu Congkak Berangus Houthi, Inggris Takkan Cabut dari Perang Yaman
VIVA Militer: Armada tempur militer Inggris di Laut Merah

Nafsu Congkak Berangus Houthi, Inggris Takkan Cabut dari Perang Yaman

Selasa, 16 Januari 2024 – 15:35 WIB

VIVA – Menteri Luar Negeri Inggris, David Cameron, menegaskan sikap negaranya dalam serangan masif ke Yaman. Cameron memastikan, pasukan Inggris akan tetap mendukung militer Amerika Serikat hingga milisi Houthi benar-benar diberangus.

Baca Juga :

Eks Jenderal Penjaga Nyawa Jokowi Mayjen Rafael Granada Baay: TNI Harus Netral Dalam Pemilu 2024

Seperti yang diketahui, militer Inggris bersama Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (US Armed Force) memulai serangan ke Yaman sejak 12 Januari 2024 lalu.

Rudal Tomahawk militer Amerika Serikat dan peluru kendali berpemandu laser Paveway IV tentara Inggris, meluluh lantakkan sejumlah infrastruktur yang diklaim milik milisi pimpinan Abdul Malik al-Houthi.

Baca Juga :

Gilaaa.. Buzzer Misterius Ketahuan Nekat Palsukan TikTok Polisi Militer TNI

Cameron menyatakan bahwa tindakan Houthi memblokade Laut Merah tidak bisa ditoleransi. Oleh sebab itu, Inggris bersedia mengerahkan unit militer demi menjaga jalur maritim di perairan tersebut.

VIVA Militer: Menteri Luar Negeri Inggris, David Cameron

Baca Juga :

Legenda Sepak Bola Gary Lineker Minta FIFA Tangguhkan Israel di Semua Pertandingan Olahraga

Mantan Perdana Menteri Inggris ini juga mengingatkan, operasi militer di Laut Merah dan Yaman tidak sembarangan digelar.

Sebab menurutnya, Amerika dan Inggris telah berulang kali memberi peringatan terhadap milisi Houthi Yaman terkait konsekuensi berat jika terus menyerang kapal-kapal yang melintas di Laut Merah.

“Kami telah mengirimkan pesan yang jelas. Apa yang dilakukan Houthi adalah salah, dan kami bertekad untuk menghentikannya. Kami akan bekerja sama dengan sekutu,” ujar Cameron.

“Kami akan selalu membela kebebasan navigasi. Dan, yang terpenting, kami akan siap untuk mendukung kata-kata dengan tindakan,” katanya dilansir VIVA Militer dari The Sunday Telegraph.

VIVA Militer: Jet tempur Boeing F/A-18 Super Hornet militer Amerika Serikat

Dengan berani, Cameron juga menyebut solidaritas milisi Houthi terhadap agresi militer Israel di Gaza, Palestina, adalah omong kosong belaka. 

Apa yang dilakukan Houthi di Laut Merah dalam pandangan Cameron hanya sebuah fakta peran Iran, yang terus menunjukkan hegemoni anti-Barat.

“Pernyataan Houthi bahwa ini semua tentang Israel dan Gaza adalah omong kosong. Mereka telah menyerang kapal-kapal dari berbagai negara di seluruh dunia, menuju tujuan-tujuan di seluruh dunia,”

“Tindakan bersama kami akan menurunkan kemampuan Houthi yang dibangun dengan Dukungan Iran. Kami menargetkan situs-situs yang kami tahu serangan mereka diluncurkan,” katanya.

VIVA Militer: Serangan rudal militer Amerika Serikat di Yaman

Terkait korban sipil yang jatuh akibat serangan militer Inggris dan Amerika di Yaman, Cameron berdalih kedua negara telah memperhitungkan seluruh konsekuensinya.

“Kami akan menilai secara hati-hati dampak dari apa yang telah dilakukan,” ucap Cameron dikutip VIVA Militer dari Kantor Berita Rusia, TASS.

Halaman Selanjutnya

“Kami telah mengirimkan pesan yang jelas. Apa yang dilakukan Houthi adalah salah, dan kami bertekad untuk menghentikannya. Kami akan bekerja sama dengan sekutu,” ujar Cameron.

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21