MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 BARON69 RONIN86 DINASTI168
Search for:
  • Home/
  • MILITER DUNIA/
  • Jiper Rusia Ngamuk, Panglima Militer Amerika Damprat Jenderal Perang Ukraina
VIVA Militer: Serangan drone di Kremlin

Jiper Rusia Ngamuk, Panglima Militer Amerika Damprat Jenderal Perang Ukraina

Jumat, 22 September 2023 – 19:58 WIB

VIVA – Serangan drone yang menargetkan Kremlin, Moskow, 3 Mei 2023, rupanya berbuntut panjang. Selain memancing kemarahan Rusia, Ukraina juga disudutkan Amerika Serikat (AS).

Baca Juga :

Siap-siap, Prajurit TNI yang Tidak Netral Pemilu 2024 Akan Berhadapan Dengan Polisi Militer

Dalam laporan yang dikutip VIVA Militer dari BBC, Rusia menganggap serangan dua drone ke Kremlin adalah upaya pembunuhan Presiden Vladimir Putin.

Rusia juga menuduh Amerika berada di balik serangan tersebut, dengan menyediakan drone yang digunakan.

Baca Juga :

Terus Merugi, Rusia Kehilangan 400 Sistem Artileri Dalam Dua Pekan

Kedua drone militer Ukraina itu bahkan sudah berada di atas kubah gedung Senat Kremlin, sebelum akhirnya berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara militer Rusia.

VIVA Militer: Serangan drone di Kremlin

Baca Juga :

Misteri Hilangnya Jenderal Koruptor China, Dieksekusi Mati Diam-diam?

Pasca serangan tersebut, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, membantah tuduhan sebagai pihak yang merencanakan atau bahkan melakukan serangan itu.

Zelensky berdalih jika saat insiden Kremlin terjadi, tentara Ukraina tengah menghadapi serangan militer Rusia di wilayah Kherson yang diklaim menewaskan puluhan orang.

“Kami tidak menyerang Putin atau Moskow. Kami berperang di wilayah kami. Kami mempertahankan desa dan kota kami.Pada tanggal 3 Mei 2023, serangan Rusia di Oblast Kherson di Ukraina menewaskan 21 orang,” ujar Zelensky.

Di sisi lain, Amerika juga tak terima dijadikan kambing hitam. Sekretaris Gedung Putih, Karine Jean-Pierre, menyatakan bahwa tuduhan Rusia tak masuk akal.

VIVA Militer: Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina, Jenderal Valerii Zaluzhnyi

Sebab tidak mungkin Amerika sengaja mengerahkan drone ke Moskow, dikarenakan jarak tempuh yang terlalu jauh.

Ternyata, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (US Chiefs of Staff), Jenderal Mark Alexander Milley, kembali memberi peringatan keras kepada Ukrain.

Berdasarkan insiden di Kremlin, Milley mendesak Kepala Staf Angkatan Bersenjata Ukraina, Jenderal Valerii Zaluzhnyi, untuk tidak menggunakan senjata kiriman AS untuk melancarkan serangan serupa.

“Jangan gunakan senjata Amerika’ dalam serangan semacam itu di Rusia,” ucap Milley dikutip VIVA Militer dari The Washington Post.

VIVA Militer: Jenderal Mark Milley

Menurut Juru Bicara Kepala Staf Angkatan Bersenjata Amerika, Kolonel David Butler, sikap Milley ini diambil untuk menghindari konflik antar dua negara raksasa di kemudian hari.

Halaman Selanjutnya

“Kami tidak menyerang Putin atau Moskow. Kami berperang di wilayah kami. Kami mempertahankan desa dan kota kami.Pada tanggal 3 Mei 2023, serangan Rusia di Oblast Kherson di Ukraina menewaskan 21 orang,” ujar Zelensky.