MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • MILITER DUNIA/
  • Amerika Anggap Serangan Balik Ukraina Gagal Total, Sebulan Lagi Bakal Tamat
VIVA Militer: Tentara Ukraina terlibat kontak tembak dengan pasukan Rusia

Amerika Anggap Serangan Balik Ukraina Gagal Total, Sebulan Lagi Bakal Tamat

Jumat, 8 September 2023 – 10:49 WIB

VIVA – Amerika Serikat (AS) sepertinya sudah mulai membuka mata bahwa keberhasilan serangan balik militer Ukraina sangat tipis. Bahkan, aksi pasukan Volodymyr Zelensky diprediksi akan segera berakhir dengan kekalahan.

Baca Juga :

Warga Kuba Ditangkap Karena Selundupkan Banyak Pria untuk Jadi Tentara Bayaran Rusia

Dalam laporan yang dikutip VIVA Militer dari The Economist, pemerintahan Presiden Joe Biden meyakini jika operasi kontra-ofensif Angkatan Bersenjata Ukraina (AFU) akan selesai sekitar 6-7 pekan lagi.

Menurut sejumlah sumber yang dimintai keterangan, memang terdapat perbedaan pendapat terkait serangan balik terhadap unit militer Rusia yang menduduki sejumlah wilayah Ukraina.

Baca Juga :

Rudal Mematikan Rusia Hantam Kampung Halaman Presiden Zelensky

Banyak pejabat tinggi AS yang menganggap Ukraina kalah telak, karena terlalu hanyak pasukan cadangan yang dikerahkan tewas sebelum bisa menghancurkan garis pertahanan kedua militer Rusia.

VIVA Militer: Proses evakuasi jenazah tentara Ukraina

Baca Juga :

Dukungan Publik Rusia Menurun, Putin Diprediksi Alami Kemunduran Politik

Hal ini diutarakan seorang pejabat tinggi Amerika Serikat, yang identitasnya dirahasiakan.

“Tentara Ukraina yang telah mengerahkan sebagian besar pasukan cadangannya sebelum menembus garis pertahanan kedua,  memakan banyak korban saat mencoba menerobosnya, kemungkinan besar tidak akan berhasil,” ujarnya dilansir VIVA Militer dari TASS.

Sementara itu, pejabat lainnya yang berasal dari dinas intelijen Amerika juga menyatakan pandangan yang hampir serupa. Menurutnya, jika perang bahkan sampai memasuki waktu selama lima tahun maka kondisinya akan tetap sama.

“Jika Anda melihat medan perang dalam waktu lima tahun, secara umum mungkin terlihat serupa,” kata pejabat senior intelijen Amerika yang identitasnya dirahasiakan.

VIVA Militer: Tentara Ukraina terluka dalam pertempuran

Kemudian ada pula pendapat yang diutarakan Trent Maul, Direktur Badan Analisis Intelijen Amerika Serikat (DIA). Menurutnya, Ukraina masih punya kans mendobrak garis pertahanan tentara Rusia 

Akan tetapi, kurangnya amunisi dan kondisi cuaca yang akan memburuk dikarenakan bakal memasuki musim dingin, akan membuat kesempatan tentara Ukraina mengecil.

“Kemungkinan realistis”, sekitar 40-50% untuk mematahkan garis pertahanan Rusia yang tersisa pada akhir tahun ini. Terbatasnya amunisi dan memburuknya cuaca akan membuat hal ini sangat sulit,” ucap Maul

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, sejak melancarkan operasi serangan balik pada 4 Juni 2023, lebih dari 66.000 tentara Ukraina tewas dan sekitar 7.600 alat utama sistem persenjataannya hancur.

Halaman Selanjutnya

Sementara itu, pejabat lainnya yang berasal dari dinas intelijen Amerika juga menyatakan pandangan yang hampir serupa. Menurutnya, jika perang bahkan sampai memasuki waktu selama lima tahun maka kondisinya akan tetap sama.

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21